Pencarian

Apakah DNS itu?

Diterbitkan tanggal 10 Juni 2014 dalam kategori Informasi Terbaru, dengan label , ,
dns-adalah

Ada yang tahu apa itu DNS? DNS adalah kepanjangan dari Doamin Name System yang merupakan distribute database sistem yang digunakan dalam pencarian identitas nama PC (name solution) pada jaringan yang menggunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS membantu memetakan host name sebuah PC ke IP address.

Fungsi DNS diibaratkan sama dengan fungsi buku telepon. Mengapa begitu? Karena setiap komputer di jaringan internet memiliki host name dan Internet Protocol. Prinsipnya, setiap klien akan mengkoneksikan komputer satu dengan komputer yang lain dan akan menggunakan host name. Kemudian PC akan menghubungi DNS server untuk mengecek host name yang diminta dan berapa IP addressnya. IP inilah yang menghubungkan PC satu dengan PC lainnya.

Fungsi lain dari DNS adalah sebagai berikut:

  • Menerjemahkan nama ke alamat IP.
  • DNS berfungsi dalam pencarian tujuan pengiriman e-mail untuk alamat tertentu.
  • Rancangan Peraturan Pengiriman (Sender Policy Framework) secara kontroversi menggunakan kelebihan jenis rekos DNS yang dikenal dengan Rekod TXT.
  • DNS memberikan perlindungan bagi tiap domain.
  • DNS juga dapat diterapkan ke private network atau intranet.
  • Dapat dengan mudah user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah PC jadi cukup host name saja.
  • IP address sebuah PC bisa berubah, akan tetapi host name tidak berubah.
  • User hanyalah menggunakan satu nama domain saja untuk mencari di internet maupun di intranet.

Beberapa jenis software yang menggunakan metode DNS diantaranya adalah: BIND (Berkeley Internet Name Domain), DJBDNS (Daniel J.Bernstein’s DNS), QIP (Lucent Technologies), Unbound, PowerDNS, MaraDNS, NSD (Name Server Daemon), Microsoft DNS (edisi server dari Windows 2000 dan Windows 2003).

Sedangkan jenis-jenis catatan DNS adalah sebagai berikut :

  • A record/catatan alamat
  • AAAA record
  • CNAME record atau catatan nama kanonik
  • (MX record) atau catatan pertukaran surat
  • PTR record atau catatan petunjuk
  • NS record atau catatan server nama
  • SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority)
  • SVR record
  • Catatan TXT
  • Catatan LOC
  • Catatan WKS

Demikian penjelasan tentang DNS, fungsi-fungsi DNS dan jenis-jenis catatan DNS. Semoga menambah pengetahuan kita tentang DNS.

Share this!

Tinggalkan Balasan