Pencarian

Apaka Firewall Itu? Dan Bagaimana Fungsinya?

Diterbitkan tanggal 2 Juli 2014 dalam kategori Informasi Terbaru, dengan label ,
Firewall

Tahukah anda apa itu firewall? Firewall merupakan sebuah software yang memperbolehkan berjalannya jaringan yang dianggap tidak membahayakan untuk melaluinya serta mencegah berjalannya jaringan yang dianggap membahayakan. Firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap jaringan pribadi terhadap jaringan luar yang dicurigai membahayakan.

a. Jenis-jenis Firewall

Terdapat 2 jenis firewall saat ini, yaitu:

1 Personal Firewall

Personal firewall merupakan software yang diciptakan untuk melindungi PC yang sedang terhubung ke jaringan yang tidak diinginkan. Firewall ini memiliki 2 fitur utama yaitu Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall. Saat ini firewall jenis ini telah berkembang menjadi sebuah program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara keseluruhan dengan penambahan fitur-fitur semacam perangkat proteksi terhadap serangan virus, anti-spam, anti-spyware dan fitur yang dapat mendeteksi adanya gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Yang merupakan contoh dari Personal firewall adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2. Windows Vista serta Windows Server 2003 Service Pack.

2 Network Firewall

Berbeda dengan personal firewall, network firewall adalah jaringan yang melindungi PC dari segala jenis serangan dan gangguan. Network firewall dibagi menjadi 2 bentuk, yaitu perangkat terdedikasi (software yang diinstalkan dalam sebuah server). Contohnya adalah Microsoft Internet Security and Acceleration server (ISA Server), Cisco PIX, Csco ASA, IPT ables di dalam sistem operasi GNU/LINUX. Beberapa fitur utama dari firewall ini adalah packet filter firewall dan stateful firewall, Circuit level gateway, Application Level Gateway serta NAT Firewall.

b. Fungsi Firewall

Secara umum, fungsi dari firewall adalah sebagai berikut:

1. Mengatur serta mengontrol lalu lintas jaringan

Di sini firewall melakukan inspeksi/pengamatan terdapat paket-paket sekaligus memantau koneksi yang sedang dilakukan, setelah itu melakukan filtering terhadap koneksi berdasarkan hasil dari inspeksi dan koneksi itu sendiri.

2. Melakukan autentikasi terhadap akses

Protokol IP/TCP diciptakan dengan premis bahwa protokol itu dapat mendukung komunikasi yang terbuka. Jika 2 host sudah saling mengenal alamat IP, mereka diizinkan untuk saling berhubungan. Dengan semakin banyaknya yang terhubung ke internet, tentu akan semakin sulit untuk menghindari adanya pihak lain yang ingin masuk dalam jaringan kita sendiri. Untuk itulah firewall memiliki fungsi autentifikasi dengan beberapa mekanisme, antara lain:

  • Dapat meminta input dari pengguna tentang user name dan kata kunci (password).
  • Menggunakan sertifikat digital dan kunci publik.
  • Dengan menggunakan Pre-Shared Key (PSK) kunci yang telah diberi tahu pada pengguna. Metode ini lebih mudah dilakukan daripada metode sertifikat digital.

3. Melindungi sumber daya dalam jaringan privat

Perlindungan dapat didapatkan dengan menggunakan beberapa pengaturan peraturan akses (acces control), penggunaan SPI, application proxy atau kombinasi dari semuanya.

4. Mencatat semua kejadian serta melaporkan pada administrator.

Itulah sedikit kilasan tentang pengertian firewall, jenis-jenis firewall dan fungsi dari firewall. Semoga bermanfaat.

Share this!

Tinggalkan Balasan